Tonggolobibi, 30 November 2025 – Banjir besar melanda Desa Tonggolobibi, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala pada Sabtu, 29 November 2025, setelah hujan deras turun sejak pukul 11.00 hingga 17.30 WITA. Curah hujan tinggi, sungai yang meluap, serta jebolnya tanggul Bendungan DI Tonggolobibi menjadi penyebab utama meluasnya banjir di wilayah desa.
Air mulai memasuki area pemukiman sekitar pukul 18.00 WITA dan baru surut pada pukul 04.00 WITA dini hari. Di titik tertentu, ketinggian air mencapai lebih dari 100 cm.
Banjir merendam tiga dusun, yaitu:
Dusun V : 68 KK terdampak
Dusun VII : 92 KK terdampak
Dusun VIII : 61 KK terdampak
Total warga yang terdampak banjir mencapai 221 KK. Sebagian warga sempat mengungsi ke rumah keluarga terdekat selama air naik.
Berdasarkan pendataan lapangan oleh Pemerintah Desa Tonggolobibi, kerusakan yang ditimbulkan banjir meliputi:
Tanggul rusak sepanjang ±300 meter
Saluran air rusak sepanjang ±50 meter
Jembatan gantung Dusun V – Dusun VIII rusak berat
Pagar SDN 10 Sojol (Dusun V) ambruk
Puluhan rumah warga terendam hingga lebih dari 1 meter
Kerusakan pada tanggul dan jembatan gantung menyebabkan akses dan pengendalian air di desa semakin terganggu.
Seluruh wilayah pertanian desa seluas ±1.350 hektare ikut terendam banjir. Musim tanam Oktober–Maret yang sedang berjalan terpaksa terhenti. Banyak petani telah mengolah lahan mereka sebelum banjir, namun seluruh pekerjaan gagal dilanjutkan.
Pengolahan tanah, bibit, dan pupuk yang telah disiapkan warga mengalami kerusakan dan membutuhkan pemulihan total.
Pemerintah Desa Tonggolobibi menegaskan bahwa risiko gagal tanam sangat besar jika penanganan tanggul dan saluran air tidak segera dilakukan.
Dengan kondisi tanggul jebol dan saluran air rusak, Pemerintah Desa memperingatkan bahwa banjir susulan berpotensi terjadi kembali apabila hujan deras turun dalam waktu dekat. Masyarakat diminta tetap waspada, terutama warga di Dusun V, VII, dan VIII yang menjadi titik paling rawan.
Kepala Desa Tonggolobibi, M. Saleh, S.E., menyampaikan bahwa laporan resmi telah dikirimkan kepada Pemerintah Kabupaten Donggala. Dalam laporan tersebut, desa mengajukan permohonan:
Perbaikan tanggul sepanjang 300 meter
Perbaikan saluran air sepanjang 50 meter
Perbaikan jembatan gantung Dusun V–VIII
Pemulihan pagar sekolah
Bantuan pemulihan pertanian seluas 1.350 Ha
Bantuan logistik kepada 221 KK terdampak
“Kami berharap pemerintah kabupaten dapat segera memberikan penanganan darurat, mengingat aktivitas masyarakat dan pertanian sangat terdampak. Jika hujan kembali turun, kondisi yang lebih buruk dapat terjadi,”
ujar Kepala Desa Tonggolobibi.
Pemerintah Desa Tonggolobibi meminta warga tetap berhati-hati, menjaga keselamatan, dan melaporkan jika terjadi kerusakan tambahan atau potensi bahaya di lingkungan masing-masing.